06.28.07
Cinta Wathan (Negara) Sebagian Dari Iman
Saya (masih) yakin bahwa Tuhan tidak mungkin salah dan Dia tidak membuat kaidah ini hanya untuk sebagian orang. Saya ingin mencoba membuat ilustrasi, mungkin dengan ini kita bisa sedikit mendapat jawaban. Jika seseorang sakit, maka makanan seenak apapun bahkan makanan paforitnya sekalipun akan terasa pahit di lidahnya. Contohnya ketika kita sakit, walaupun yang kita makan adalah sate atau bakakak hayam ( ayam bakar ) sekalipun, di lidah kita akan terasa pahit dan rasa aslinya tidak bisa kita nikmati. Terus, apakah yang terjadi ? apakah ada yang berubah pada makanannya? Ketika kondisi tersebut terjadi, apakah yang salah makanannya ataukah kitanya ?. Tentu anda sepekat dengan saya, bahwa yang salah bukan sate, akan tetapi yang salah adalah lidah kita (karena sakit). Sate tetap sate dengan rasa yang mantap seperti semula, begitu juga bakakak hayam.
06.26.07
MASA DEPAN DUNIA; Kajian Tentang Mahdiisme (1)
Terkait dengan masa depan dunia, diantara manusia terbagi menjadi dua kelompok besar. Sebagian pesimis dengan apa yang akan terjadi pada dunia, sementara sebagian memandang dunia dengan pandangan optimis.
06.07.07
RUH !
![]()
Apakah anda pernah mendengar ada manusia bisa terbang ( tanpa pake pesawat )? apakah anda percaya kalau dalam sekejap seseorang bisa berpindah dari kota Bandung ke kota Jakarta ? Atau ada seseorang dalam satu waktu bisa ada di rumah bersama keluarga dan juga berada di kantor ? Apakah ada manusia yang tidak terikat oleh ruang dan waktu ?
06.03.07
Kedudukan Cinta Dalam Tasawuf
Ilahi! Jika Engkau berikan kepadaku dunia, maka berikanlah itu kepada musuh-musuhku!, jika Engkau berikan akhirat kepadaku, maka berikanlah itu kepada sahabat-sahabatku!. Karena bagiku cukup DIRIMU
06.02.07
Mutakalim VS ‘Urafa
Tasawuf ( mysticism ) merupakan sebuah faham yang muncul diantara kaum, kelompok dan agama dunia. Sebuah faham yang mempunyai ciri khas khusus dalam mengungkap dan menangkap hakekat alam dan hubungan antara manusia dengan hekekat. Dalam rangka mengungkap hakekat faham tasawuf tidak menggunakan media akal atau argument, akan tetapi media yang gunakan adalah Dzauq,shuhud, isyraq, wushul dan ittihad. Untuk sampai kepada tahapan ini terdapat aturan-aturan dan amalan-amalan khusus yang mesti dijalani. Dengan kata lain, untuk sampai kepada ilmu dan penemuan irfani, harus melewati tahapan-tahapan tertentu (sair wa suluk).