28UTC33UTC06bUTCThu, 28 Jun 2007 16:44:33 +0000 30, 2007
Cinta Wathan (Negara) Sebagian Dari Iman
Saya (masih) yakin bahwa Tuhan tidak mungkin salah dan Dia tidak membuat kaidah ini hanya untuk sebagian orang. Saya ingin mencoba membuat ilustrasi, mungkin dengan ini kita bisa sedikit mendapat jawaban. Jika seseorang sakit, maka makanan seenak apapun bahkan makanan paforitnya sekalipun akan terasa pahit di lidahnya. Contohnya ketika kita sakit, walaupun yang kita makan adalah sate atau bakakak hayam ( ayam bakar ) sekalipun, di lidah kita akan terasa pahit dan rasa aslinya tidak bisa kita nikmati. Terus, apakah yang terjadi ? apakah ada yang berubah pada makanannya? Ketika kondisi tersebut terjadi, apakah yang salah makanannya ataukah kitanya ?. Tentu anda sepekat dengan saya, bahwa yang salah bukan sate, akan tetapi yang salah adalah lidah kita (karena sakit). Sate tetap sate dengan rasa yang mantap seperti semula, begitu juga bakakak hayam.