09UTC09UTC04bUTCMon, 09 Apr 2007 21:47:09 +0000 30, 2007

kekasihku Mahdi af.

Posted in Renungan pada 2:33 pm04 oleh iwan

IMAM MAHDI AF. DAN OPTIMISME MASA DEPAN ALAM

Oleh : Fathimah Az-zahra 

Ada hal yang sampai saat ini membuat aku semakin berhasrat untuk selalu berterima kasih kepada Tuhan yang maha penyayang, karena Dia masih bermurah hati mencurahkan faidz ( karunia ) kepada makhlukNya, sehingga mereka masih dapat menikmati hidup.Burung-burung masih bisa mengepakkan sayapnya, melantunkan lagu-lagu  tasbih dan pujian kepadaNya serta masih bisa menetaskan telur demi menyambut generasi baru. Begitu juga semua hewan, pepohonan serta seluruh alam jagat raya.

Terima kasih ya Tuhan ! terima kasih karna Engkau masih berkenan mencurahkan karunia, terima kasih karena Engkau masih tetap menjaga manusia agung kekasihMu dan kekasih alam. Dengan kehadirannyalah karuniaMu masih tetap tercurah dan menjadi ruh kehidupan alam jagat raya ini. Dia yang menyampai karuniaMu kepada kami, karena wujudnyalah kami masih tetap menikmati hidup.

Tuhanku. Aku mewakili semua makhlukMu, ingin mengadukan kelemahan, ketiadaan, kehampaan kami. Kami semua yang ada di alam iini bagaikan angka nol yang tidak mempunyai nilai. Kami semua bergerak dan berputar membentuk angka nol. Burung yang muncul dari sebuah telor, menjadi bayi, belajar terbang, terbang, menjalani hidupnya dan kembali mengeluarkan telor. Berputar dari telor ke telor. Tumbuhan berawal dari biji, mulai mengeluarkan dedaunan lalu menjadi pohon, membesar kemudian membuah dan kembali menjadi biji, dari biji ke biji. Manusia bermula dari debu lalu diserap tumbuhan dan kemudian menjadi buah, buah dimakan oleh manusia dan menjadi sperma serta ovum, lalu lahir, manjadi bayi, anak-anak, remaja, menua, merenta akhirnya mati dan kembali menjadi debu, berputar dari debu ke debu. Kami semua berputar dan membuat angka nol. Walau jumlah kami banyak, bahkan mungkin tak terhingga akan tetapi kami semua nol, nol yang tidak bernilai, kecuali ada angka satu di depannya. Engkaulah angka satu itu, Engkaulah yang membuat kami menjadi sepuluh, seratus, seribu sejuta, semiliard, setriliun dan hingga tak ternilai. Andai tidak ada wujudnya, jangankan kami bisa bernilai, bahkan kami tidak bisa berputar membentuk angka nol. Seandainya bukan karena wujudnya sel-sel yang ada dalam tubuh kami tidak akan bisa hidup, darah tidak akan mengalir, telor tidak akan mungkin menetas, biji tidak bisa menjadi pohon dan kembali memberikan biji, angin tidak akan berhembus, matahari tidak akan berputar, planet-planet tidak akan berputar mengelilingi matahari, galaksi akan terhenti, semua gerak dan perputaran akan berhenti, makhluk akan mati dan musnah.

Terima kasih oh tuhan ! jagalah dia, panjangkanlah umurnya ! Karena dialah satu-satunya harapan kami, dialah tumpuan seluruh alam, dialah optimtisme masa depan kami, dialah kekasih kami, dialah Imam kami, dialah Al-Mahdi af.     

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: