30UTC23UTC05bUTCWed, 30 May 2007 08:07:23 +0000 30, 2007

SELAMAT JALAN ZAHRA AS.

Posted in Renungan pada 2:33 am05 oleh iwan

                                       fatemeh1.jpg

Hari ini ( 13 Jumadil Awwal ) adalah hari perpisahan antara Ali as. dan Zahra as., perpisahan untuk selamanya. Pasangan suci yang diikat oleh kasih sayang, kesetiaan, ketulusan dan keikhlasan kini harus berpisah. Ali as. ungkapkan semua perasaannya tatkala perpisahan itu tiba:

Kita bagaikan sepasang merpati, yang tidak akan bisa terpisahkan

Namun sekarang tiba harinya

Ada yang memisahkan kita berdua

Terkadang di kegelapan malam Ali as. pergi menemui kuburan kekasihnya tercinta, ia berdiri di sampingnya dan berseru kepada Zahra as. memberikan salam, meratapi dirinya dan setelah itu ia pun menjawab atas nama Zahra as. :

Kenapa aku harus berdiri di samping kubur kekasihku

Menyampaikan salam sementara ia tidak menjawab salamku

Kekasih! Kenapa engkau tidak menjawab salamku?

Apakah karena engkau telah mendahuluiku hingga melupakan kekasihmu

Apakah aku tidak lagi ada di hatimu?

Kekasihku ( Zahra as. ) berkata kepadaku:

Bagaimana aku menjawab seruanmu

Apakah engkau tidak tahu, aku terpenjara di bawah tanah

Zahra as. mewasiatkan kepada Ali as.: wahai Ali-ku! Kuburkanlah aku dan tutupilah kuburanku!. Jangan engkau cepet-cepat meninggalkan kuburku, tinggallah untuk beberapa saat, karena inilah saat-saat aku butuh kepadamu. Ali as. menguburkan Zahra as. dengan tangannya sendiri, dan dengan tangannnya sendiri ia menutupi kuburnya. Menggali tanah dan menutupnya kembali hingga jubahnya penuh dengan tanah. Ia pun membersihkan tanah dari bajunya, kini tiba saatnya ia untuk menjalankan wasiat Zahra, ia terdiam sendiri di samping kubur kekasihnya. Karena kesendirian itu, seketika kesedihan mendalam merasuki hatinya, apa yang harus aku lakukan? Dengan siapa aku harus berucap? Kepada siapa aku sampaikan kesedihan hati ini?. Kubur yang paling dekat adalah kubur ayahnya ( Nabi saww. ), ia pun berpaling ke kubur Nabi saww. :

Salam bagimu wahai utusan Allah !

Salam dariku dan dari putrimu Zahra

Jika engkau bertanya tentang kesabaran Ali

Maka kesabaran Ali sudah tiada

Sebentar lagi putrimu akan memberikan kabar

Tentang apa yang telah diperbuat ummatmu terhadapnya.

3 Komentar »

  1. Tiada kata yang dapat daku tuturkan untuk-mu ya Zahro…!
    Hanya kecintaan kepada-mu sebagai harapan untuk hari nanti…!
    Terangi kehidupan kami dengan untaian kesempurnaan-mu…!
    Syafa’ati kami ya Zahro…!

  2. Saya ucapkan duka cita bagi segenap pecinta Bunda Fathimah Zahro AS.

  3. azzahra said,

    semoga kita bisa meneladani wanita agung ini. amiiiin…


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: